Mengenal Perdana Menteri Inggris Sekarang, Keir Starmer: Profil, Karier, dan Kebijakan

perdana menteri inggris sekarang keir starmer

Politikar – Siapa perdana menteri Inggris sekarang? Sejak Juli 2024, jabatan tersebut resmi dipegang oleh Sir Keir Starmer setelah Partai Buruh meraih kemenangan telak dalam Pemilihan Umum Inggris.

Kemenangan ini mengakhiri 14 tahun dominasi Partai Konservatif dan menandai babak baru dalam sejarah politik Britania Raya.

Profil Keir Starmer, Perdana Menteri Inggris Sekarang

Perdana menteri Inggris sekarang, Keir Rodney Starmer, lahir pada 2 September 1962 di London, Inggris.

Ia tumbuh di Oxted, Surrey, dari keluarga kelas pekerja — ayahnya seorang pembuat perkakas di pabrik, sementara ibunya berprofesi sebagai perawat yang kemudian menderita penyakit autoimun langka bernama penyakit Still.

Starmer menjadi anggota pertama keluarganya yang mengenyam pendidikan tinggi. Ia meraih gelar sarjana hukum dari Universitas Leeds pada 1985, lalu melanjutkan studi pascasarjana di St. Edmund Hall, Oxford.

Dalam kehidupan pribadi, Starmer menikah dengan Victoria Alexander pada 2007. Istrinya kini bekerja di bidang kesehatan kerja untuk NHS (Layanan Kesehatan Nasional Inggris). Mereka dikaruniai satu putra dan satu putri, dan tinggal di London Utara.

Beberapa fakta singkat tentang Keir Starmer:

  • Nama lengkap: Sir Keir Rodney Starmer
  • Lahir: 2 September 1962, London
  • Partai: Partai Buruh (Labour Party)
  • Jabatan: Perdana Menteri Inggris sejak Juli 2024
  • Pendidikan: Universitas Leeds & Oxford
  • Hobi: Sepak bola, pendukung setia Arsenal

Baca juga: Inggris Bentuk Koalisi Global untuk Buka Selat Hormuz

Karier Politik Keir Starmer

Sebelum terjun ke dunia politik, Starmer dikenal sebagai pengacara hak asasi manusia dan barrister senior.

Pada 1987, ia mulai berpraktik di Middle Temple, salah satu lembaga hukum bergengsi di London, dengan fokus pada kasus hak asasi manusia — termasuk membela tahanan yang menghadapi hukuman mati di kawasan Karibia dan Afrika.

Karier hukumnya mencapai puncak ketika ia diangkat sebagai Direktur Penuntutan Umum (Director of Public Prosecutions/DPP) dan kepala Crown Prosecution Service (CPS) pada 2008, hingga 2013. Atas jasanya di bidang hukum dan peradilan pidana, ia dianugerahi gelar kebangsawanan Knight Commander of the Order of the Bath (KCB) pada 2014.

Starmer memasuki panggung politik sebagai anggota parlemen untuk daerah pemilihan Holborn dan St. Pancras, London, pada Mei 2015.

Setelah Partai Buruh kalah telak dalam pemilu 2019, Starmer mencalonkan diri sebagai pemimpin partai dan terpilih pada April 2020. Di bawah kepemimpinannya, Partai Buruh bergerak dari posisi sayap kiri era Jeremy Corbyn menuju tengah-tengah spektrum politik.

Langkah itu terbukti efektif. Dalam pemilu 4 Juli 2024, Partai Buruh meraih 412 kursi di parlemen — kemenangan bersejarah yang mengantarkan perdana menteri Inggris sekarang ini ke Downing Street 10.

Baca juga: Arti Populisme dan Contoh Pemimpin Populis di Dunia

Kebijakan Keir Starmer Sebagai Perdana Menteri

Sebagai perdana menteri Inggris sekarang, Starmer mewarisi sejumlah tantangan besar: ekonomi yang baru pulih dari inflasi tertinggi dalam empat dekade, antrean panjang layanan kesehatan, krisis perumahan, hingga tekanan migrasi.

Berikut sejumlah kebijakan utama yang menjadi prioritas pemerintahannya:

1. Layanan Kesehatan (NHS) Starmer berkomitmen menambah 40.000 jadwal temu medis setiap minggu untuk memangkas antrean panjang NHS. Dana ini diperoleh dari pengetatan aturan penghindaran pajak.

2. Perumahan Pemerintahannya menargetkan pembangunan 1,5 juta rumah baru melalui reformasi undang-undang perencanaan, dengan prioritas bagi pembeli rumah pertama.

3. Pendidikan Rekrutmen 6.500 guru baru direncanakan, yang dibiayai dari pencabutan keringanan pajak untuk sekolah-sekolah swasta.

4. Imigrasi Starmer membentuk “komando keamanan perbatasan” untuk memberantas jaringan penyelundupan manusia yang menggunakan perahu kecil menyeberangi Selat Inggris.

Namun perjalanan Starmer sebagai perdana menteri Inggris sekarang tidak mulus. Pada Mei 2025, usulannya memangkas tunjangan disabilitas memicu perlawanan dari lebih dari 120 anggota parlemen dari partainya sendiri.

Krisis kepercayaan kian dalam setelah mantan duta besar AS Peter Mandelson — yang diangkat Starmer — terseret skandal dokumen Epstein dan akhirnya ditangkap pada Februari 2026.

Ujian terberat datang dalam pemilu lokal Mei 2026. Partai Buruh kehilangan lebih dari 1.300 kursi dewan daerah, sementara partai-partai baru seperti Reform UK dan Partai Hijau terus menggerus basis dukungan tradisional Buruh.

Meski sejumlah anggota parlemen menyerukan pengunduran dirinya, perdana menteri Inggris sekarang ini menegaskan tidak akan mundur dan “menjerumuskan negara ke dalam kekacauan.”

Dengan segala tantangan yang menghadang, masa depan kepemimpinan Keir Starmer akan sangat ditentukan oleh kemampuannya memulihkan kepercayaan publik dan menstabilkan koalisi politik di dalam tubuh Partai Buruh sendiri.

Leave a Reply

Your email address will not be published.